Seru dan Menantang! Siswa Vistrasaka Rasakan Sensasi Offroad di Gua Pindul
Penulis: Jeovanna Cartenzia Sitepu

(Yogyakarta, Kamis, 2 April 2026) Angkatan Vistrasaka melaksanakan hari ketiga kegiatan studi lapangan dengan rangkaian aktivitas yang dimulai sejak pagi hari. Kegiatan diawali pada pukul 06.00 WIB di Hotel Grand Keisha, dengan sarapan pagi yang berlangsung hingga pukul 06.45 WIB.
Setelah itu, seluruh siswa berangkat secara bersamaan menggunakan bus menuju Gua Pindul yang terletak di Desa Bejiharjo. Perjalanan dari hotel menuju lokasi memakan waktu kurang lebih dua jam, sehingga rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB.
Setibanya di lokasi, para peserta tidak langsung mengikuti wahana, melainkan terlebih dahulu diarahkan ke sebuah area terbuka yang berfungsi sebagai tempat menunggu sekaligus restoran. Di lokasi tersebut, siswa dibagi menjadi dua kelompok besar untuk mengatur urutan mengikuti dua jenis atraksi yang tersedia, yaitu jeep offroad dan tubing di Gua Pindul.

Kelompok pertama mendapat giliran untuk mengikuti atraksi jeep offroad. Setiap kendaraan jeep diisi oleh empat siswa dan satu pengemudi. Jeep yang digunakan memiliki dua kursi di
bagian depan serta atap terbuka, baik di seluruh bagian atas maupun hanya di bagian belakang pada beberapa unit. Tercatat sekitar 30 unit jeep disediakan untuk setiap kelompok.
Rute perjalanan offroad cukup bervariasi, dimulai dari melewati pemukiman warga, kemudian berlanjut ke area pegunungan. Ternyata, pada area pegunungan yang kita lewati ada banyak sawah bahkan menariknya ada tanaman kayu putih yang biasa digunakan warga sekitar. Daya tarik utama dari atraksi ini adalah saat kendaraan melintasi jalan berlumpur. Selama perjalanan, peserta juga diperbolehkan berdiri untuk merasakan sensasi guncangan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi, menyerupai wahana permainan.
Perjalanan offroad ini berlangsung selama kurang lebih dua jam, dimulai dari titik awal hingga kembali lagi ke lokasi semula. Namun, pada area berlumpur jalan yang dilalui sangat licin, bahkan kita melewati sebuah sungai, sehingga beberapa mobil terjebak di dalam air dan membutuhkan bantuan dari pengemudi lainnya untuk ditarik dari area air tersebut.

Kegiatan offroad grup pertama selesai pada pukul 12.00 – 13.00 WIB. Sesampai murid kembali, situasi di tempat istirahat hujan deras dan kita pun disambut dengan bakso hangat dan lezat yang telah disediakan. Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman menarik bagi para siswa dalam rangkaian studi lapangan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan pengalaman petualangan yang berkesan.
