Gerd dan Jantung: Bagaimana Hubungan Keduanya?
Penulis: Aisyah Nurfitria
Belakangan ini, sempat terjadi perdebatan panas antara netizen vs dokter mengenai isu gerd yang dapat memicu serangan jantung. Perdebatan ini berawal dari beberapa netizen yang menceritakan dirinya ataupun salah satu anggota keluarganya yang mempunyai gerd mengalami nyeri dada pada saat gerdnya kambuh dan menyebabkan sesak nafas serta rasa terbakar di bagian dada. Hal itu membuat banyak netizen beranggapan bahwa gerd dapat memicu serangan jantung.
Namun sebenarnya, gerd itu apa sih?
Gerd adalah kondisi saat asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi panas atau terbakar di dada, yang sering disebut heartburn, dan bisa dialami oleh semua usia (Alodokter, 2024). Hal-hal yang menyebabkan kambuhnya gerd adalah obesitas, kebiasaan berbaring setelah makan, maupun penyakit bawaan lahir, seperti hernia hiatus. Tak hanya itu, gerd juga dapat terjadi karena pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok, diet ekstrim, hingga gangguan mental seperti kecemasan atau stres berlebih.

Lalu, apakah benar gerd dapat memicu penyakit jantung?
Menurut spesialis jantung Dr. Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA mengatakan tidak ada hubungan antara GERD dengan serangan jantung. Namun, serangan jantung kerap kali memiliki gejala seperti GERD (DetikHealth, 2026). Dari kutipan tersebut dapat disimpulkan bahwa gerd tidak ada hubungannya dengan penyakit jantung. Hal ini disebabkan karena keduanya berada pada jalur yang berbeda, di mana gerd merupakan gangguan pada sistem pencernaan, sementara serangan jantung terjadi akibat tersumbatnya aliran darah ke otot jantung. Meski demikian, nyeri dada akibat gerd memang sering menyerupai serangan jantung karena lokasinya berdekatan dan sensasinya bisa cukup intens (Alodokter, 2026).

Meskipun begitu, menurut beberapa penelitian, orang dengan penyakit gerd memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, begitu pun sebaliknya. Salah satu alasan utamanya adalah karena gerd dan penyakit jantung mempunyai faktor risiko yang sama, sehingga gerd dapat memicu penyakit jantung, namun secara tidak langsung.
Jadi, dapat dikatakan bahwa gerd tidak menyebabkan penyakit jantung. Keduanya mempunyai gejala yang mirip, namun berada pada jalur yang berbeda. Meskipun begitu, keduanya dapat berkaitan melalui faktor resiko yang sama. Oleh karena itu, sebaiknya kita jaga pola hidup kita tetap sehat dan tidak mengabaikan keluhan nyeri dada dengan segera konsultasi medis.
