Bulan Bahasa 2023: Teguhkan Bahasa, Wariskan Budaya

Penulis: Adinda Giezka Natasya X-E dan Ameera Arneil Putri X-D

Jakarta Selatan (17/11/2023) – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Oktober silam, SMA Labschool Kebayoran mengadakan acara Bulan Bahasa bekerjasama dengan Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan. Dengan bertemakan “Teguhkan Bahasa, Wariskan Budaya,” acara yang berlangsung dari 22 Oktober  – 17 November ini diselenggarakan dengan mengadakan beberapa cabang lomba yang dapat diikuti secara daring oleh peserta di seluruh Indonesia, berupa baca puisi, cipta cerpen, dongeng, pidato, musikalisasi puisi dan debat bahasa Indonesia.

Di Puncak acara pada 17 November 2023 kemarin, berbagai acara dan penampilan digelar. Mulai dari pembukaan dengan tari saman dari Aceh, talk show dengan Ahmad Fuadi selaku narasumber, rampak puisi hingga para hadirin diajak untuk bermain Quizizz bersama mengenai hal-hal seputar dunia sastra Bahasa Indonesia. 

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan solo vokal yang begitu memanjakan telinga dan membuat pendengarnya merasa merinding. Tak selesai di situ, acara ini terus dihibur dengan 5 penampil yang mengenakan pakaian dan juga perias wajah yang mengkilap, yaitu penampilan modern dance dari tim Dazzling! Penampilan keren ini dinikmati dan diberi aplaus oleh para penonton. Dengan seluruh rangkaian acara yang terlaksana, berakhir sudah acara Bulan Bahasa 2023. Peserta tinggal menunggu pengumuman seluruh cabang lomba pada tanggal 24 November mendatang.

skypress

Related Posts

Momen Refleksi Bersama: Fakta Menarik di Balik Isra Mi’raj SMA Labschool Kebayoran 

Momen Refleksi Bersama: Fakta Menarik di Balik Isra Mi’raj SMA Labschool Kebayoran 

Lari Tematik Labschool:Panggung Penghargaan untuk Para Pahlawan Pendidikan

Lari Tematik Labschool:Panggung Penghargaan untuk Para Pahlawan Pendidikan

SpeakUp! 2025 :“Bloom Beneath the Spotlight”

SpeakUp! 2025 :“Bloom Beneath the Spotlight”

Pengetahuan Dasar dan Penelitian (PDP): Tidak Mendorong Umpan Balik Pemahaman Kontekstual dan Potensi Lokal

Pengetahuan Dasar dan Penelitian (PDP): Tidak Mendorong Umpan Balik Pemahaman Kontekstual dan Potensi Lokal