Berbagi, Berbuka, dan Bergembira Bersama di Kitchen of Kindness 2026!

Berbagi, Berbuka, dan Bergembira Bersama di Kitchen of Kindness 2026!

Penulis: Dhiyaa Khaira Alisha dan Fikri Nur

Jakarta, 7 Maret 2026 — Hari itu adalah hari Sabtu, di tengah-tengah bulan Ramadan. Sesekali, hujan masih mengguyur kota. Tetapi itu tidak menutup semangat siswa-siswi SMA Labschool Kebayoran untuk mempersiapkan salah satu acara yang paling ditunggu-tunggu. Acara itu adalah Kitchen of Kindness 2026, sebuah program amal di mana siswa-siswi memasak bersama untuk menghidangkan buka puasa bagi anak-anak panti asuhan sekitar sekolah.

Kitchen of Kindness, atau yang akrab disebut KoK, adalah program Sie. Rohani OSIS SMA Labschool Kebayoran yang hadir setiap Ramadan sebagai ajang amal dan memasak bersama bagi siswa-siswi dan komunitas sekitar. Kini memasuki tahun keduanya sejak pertama kali diadakan pada tahun 2025, KoK kembali menggelar rangkaian acaranya mulai pukul 13.00 hingga 19.30 WIB, mengundang anak-anak dari tiga panti asuhan yang berlokasi di area Jakarta Selatan untuk buka puasa bersama. Tahun ini, KoK juga menghadirkan Chef Yuda Bustara sebagai bintang tamu serta pihak Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pemateri.

Chef Yuda Bustara sendiri adalah seorang chef kondang dan pemenang dari The Maverick Academy, sebuah acara kuliner Netflix 2024 yang mempertemukan delapan chef paling inovatif dari seluruh Asia dalam berbagai tantangan kuliner. 

Acara Kitchen of Kindness dimulai dengan sambutan dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjelaskan tentang makanan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). BGN juga mengimbau para relawan untuk mengolah makanan dengan baik serta memberi petunjuk dan saran untuk membuat makanan yang aman disantap. Sesi ini kemudian diakhiri dengan kuis, di mana tiga peserta dengan nilai tertinggi mendapatkan hadiah dari BGN. Setelahnya, Chef Yuda hadir dan memberikan sambutan singkat sebelum langsung mengajak siswa-siswi relawan untuk mulai memasak bersama.

Pada pukul 15.25 WIB, anak-anak dari tiga panti asuhan mulai berdatangan. Sambil menunggu semua peserta hadir, panitia mengadakan sesi permainan interaktif terlebih dahulu. Setelah semua anak tiba, acara resmi dibuka dengan sambutan dari Bu Dr. Novita Sari Ayu, S.Pd., M.A., selaku Wakil Kepala SMA Labschool Kebayoran, dan Faiq Miqdad selaku Ketua Pelaksana KoK 2026.

“KoK ini adalah perwujudan semangat berbagi kita di bulan Ramadan,” ujar Faiq dalam sambutannya. “Melalui rangkaian acara yang ada, harapannya akan memberikan hikmah bagi semua yang terlibat dan mempererat tali silaturahmi.”

Setelah sambutan, para peserta dibagi menjadi dua kelompok. Peserta berusia di atas 14 tahun dibawa ke luar untuk bergabung dengan sesi memasak, sedangkan yang berusia 10–13 tahun tetap berada di Hall Basket untuk mengikuti Lomba Dekorasi Roti yang dipandu oleh panitia bersama Sari Roti, salah satu sponsor KoK 2026.

Dipandu Chef Yuda, siswa-siswi relawan membuat cah ayam kecap wortel buncis, sebuah sajian dengan potongan ayam dadu, wortel, dan buncis yang dibalut saus berwarna cokelat, bertekstur kental, serta bercita rasa gurih dan manis. Ketika masakan hampir selesai, anak-anak panti kelompok 14 tahun ke atas pun diajak untuk ikut memberikan sentuhan akhir dengan menuangkan saus kecap ke atas masakan. Bagi Chef Yuda, sesi ini bukan sekadar memasak. “Seru, semuanya mulai bertanggung jawab, semua ngebantu dan helpful,” ujarnya. “Apalagi anak-anak SMA Labschool Kebayoran kan selalu keren.”

Setelah sesi masak-memasak selesai, para peserta kembali berkumpul untuk melakukan foto bersama dan bermain permainan interaktif seraya menunggu waktu berbuka puasa. Permainan yang dimainkan adalah tebak nama nabi, di mana panitia menampilkan deretan emoji di layar dan para peserta berlomba menebak nama nabi yang dimaksud. Antusiasme para peserta untuk menjawab sangat terasa. Setelah sesi bermain, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kultum oleh Ustadz Abdullah Syafi’i dan tadarus (membaca Al-Qur’an bersama).

Sesaat setelah azan Maghrib berkumandang pada pukul 18.15 WIB, para peserta dan panitia membatalkan puasa dan melaksanakan salat Maghrib berjamaah. Hidangan yang telah dimasak bersama pun siap disantap.

Menurut anak-anak peserta, makanan yang disantap sangat enak, dan antusiasme mereka membuktikannya. Ketika salah seorang jurnalis bertanya apakah makanannya enak, seorang anak menjawab dengan yakin, sebelum temannya menimpali, “Padahal belum dicobain.” Tawa kecil pun pecah. Kebanyakan anak mengaku paling suka dengan cah ayam kecap, tetapi ada juga yang mengaku paling menyukai roti hasil dekorasi mereka sendiri.

Setelah makan malam, acara Kitchen of Kindness ditutup dengan pengumuman pemenang, pembagian hadiah, serta goodie bag untuk seluruh peserta, mengakhiri sore yang penuh kehangatan itu dengan senyum di wajah para peserta dan panitia.

Program Kitchen of Kindness sendiri menjadi salah satu program yang tak terlupakan bagi panitia dan peserta. Melalui program ini, ada banyak hikmah yang bisa dipetik, terutama tentang bagaimana kita bisa membantu orang-orang yang membutuhkan dan bekerja sama untuk mencapai sesuatu. Kini di tahun keduanya, Kitchen of Kindness terus membuktikan bahwa semangat berbagi yang tulus tidak akan padam oleh tantangan apa pun, bahkan hujan sekalipun.

skypress

Related Posts

Kupas Tuntas Dapur Kumparan, Rahasia Media Ini yang Dipelajari SkyPress! 

Kupas Tuntas Dapur Kumparan, Rahasia Media Ini yang Dipelajari SkyPress! 

Anak SMA Bikin Orkestra? SkySpirit Vol. 4 Jawabannya!

Anak SMA Bikin Orkestra? SkySpirit Vol. 4 Jawabannya!

SKYRUN: RHYTHM OF JAKARTA

SKYRUN: RHYTHM OF JAKARTA

SkyMUN 2026, As It Happened

SkyMUN 2026, As It Happened