Lari Tematik Labschool:Panggung Penghargaan untuk Para Pahlawan Pendidikan
Penulis: Rafif Davin Ramadhan
Acara pada tanggal Jumat, 28 November 2025 ini, dimulai dengan sebuah
pembukaan yang hangat, penuh keakraban, dan sarat akan rasa hormat. Dua
pembawa acara kita, Adelle dan Amabel, membuka jalannya kegiatan dengan suara
yang penuh semangat namun tetap menjaga nuansa khidmat yang sesuai dengan
momen apresiasi ini. Mereka menyampaikan salam dan ucapan selamat datang
kepada seluruh guru dan hadirin yang telah meluangkan waktu untuk hadir, sembari
menegaskan betapa berharganya kesempatan untuk berkumpul dalam rangka
memberikan penghargaan kepada para pendidik tercinta.
Memasuki rangkaian acara berikutnya, tibalah saat yang dinantikan, yaitu
penyampaian sambutan dari para ketua angkatan. Sambutan diawali oleh Ketua
Angkatan Sakravara (angkatan 25), kemudian dilanjutkan oleh Ketua Angkatan
Vistrasaka (angkatan 24), serta Ketua Angkatan Aksagarta (angkatan 23).
Masing-masing ketua angkatan menyampaikan pesan dengan tutur kata yang penuh
hormat, mengungkapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada para guru
atas segala bimbingan, keteladanan, serta kesabaran yang telah diberikan sepanjang
perjalanan mereka menimba ilmu. Mereka pun tidak lupa merendahkan hati untuk
memohon maaf atas berbagai kekhilafan yang mungkin pernah terjadi selama proses
belajar mengajar, sembari mendoakan agar seluruh guru senantiasa diberikan
kesehatan, kelapangan hati, dan kesuksesan dalam mengemban tugas mulia sebagai
pendidik generasi bangsa.

Setelah sambutan yang begitu menyentuh tersebut, acara pun bergerak
menuju inti kegiatan yakni sesi pemberian bouquet sebagai simbol penghargaan dan
rasa terima kasih mendalam dari para siswa kepada para guru. Para ketua angkatan
maju ke depan, menyerahkan bouquet dengan penuh takzim kepada Kepala Sekolah
SMA Labschool Kebayoran, Bapak Suparno. Tidak hanya itu, bouquet juga diberikan
kepada beberapa perwakilan guru yang telah menjadi sosok panutan, yaitu Pak Hadi,
Pak Eri, Bu Yuni, dan Pak Eris. Momen ini berlangsung dengan suasana penuh haru.
Ada kehangatan, ada senyum, bahkan tidak sedikit yang menahan air mata. Semua itu
menjadi bukti nyata betapa besar rasa sayang dan hormat yang dimiliki para murid
kepada guru-guru mereka.

Setelah prosesi pemberian bouquet, Bapak Suparno berkenan memberikan
sambutan. Dalam tutur kata beliau yang selalu menenangkan sekaligus menginspirasi,
beliau menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam kepada seluruh siswa atas
kerja keras, kekompakan, dan dedikasi yang ditunjukkan dalam pelaksanaan Lari
Tematik edisi kali ini. Beliau mengungkapkan kebanggaannya melihat kreativitas dan
semangat juang masing-masing angkatan, serta memberikan motivasi agar semangat
positif tersebut terus dipertahankan dalam segala aktivitas, baik di dalam maupun di
luar lingkungan sekolah. Sambutan beliau menjadi pengingat bahwa setiap proses
yang dijalani bersama adalah bagian penting dari pembentukan karakter dan
kedewasaan.

Sebagai penutup rangkaian acara, doa dipimpin oleh Arfan Faizan dengan
penuh kekhusyukan. Doa tersebut menjadi ungkapan syukur yang tulus sekaligus
harapan agar seluruh kegiatan membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi
seluruh pihak yang terlibat. Setelah doa selesai, acara memasuki sesi foto bersama
antara guru dan murid. Sebuah momen yang tidak hanya sekadar dokumentasi, tetapi
juga menjadi jejak kenangan indah yang kelak akan dikenang dengan penuh rasa
hangat.
Dengan demikian, acara resmi ditutup dalam suasana yang dipenuhi rasa
syukur, keharmonisan, dan penghormatan. Setiap rangkaian yang telah dilalui hari ini
bukan hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pengikat hubungan antara
guru dan siswa. Suatu hubungan bernilai yang diharapkan terus terjaga dan membawa
kebaikan di masa mendatang.
