Kajian Era Globalisasi: Masih Bisakah Rasulullah Menjadi Teladan pada Zaman Teknologi?

Kajian Era Globalisasi: Masih Bisakah Rasulullah Menjadi Teladan pada Zaman Teknologi?

Penulis: Rania Muthiah (XII-H)

Sebagai umat Islam, tentunya kita harus mengingat hari Maulid Nabi sebagai hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW. Maka, Sky Dakwah of Month (SKYDOM) Volume 1 hadir sebagai acara untuk memperingati hari tersebut. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh murid kelas X, XI, XII, dan guru. Pemateri pada acara ini merupakan seorang dosen Hukum Ekonomi Syariah, Ustadz Parwis Palimbani, Lc., M.H.

Singkatnya, Ustadz Parwis menyampaikan bahwa meski harus terus tumbuh seiring perkembangan teknologi, umat Islam harus terus menjadikan rasulullah sebagai teladan. Bisakah umat Islam menjadikan rasulullah di tengah zaman yang sudah jauh berbeda ini? Oh, pastinya bisa.

Terkait bermedia sosial? Sunnah Rasulullah SAW yang bisa dilakukan salah satunya adalah Tabayyun, yakni mencari tahu kebenaran sebuah informasi agar terhindar dari hoaks.

Terkait cyberbullying? Rasulullah SAW juga menyampaikan kepada kita untuk selalu berkata atau menulis hal yang bermanfaat dan baik.

Namun, di luar semua itu, alangkah baiknya juga bermedia sosial sebaiknya dikurangi apabila memang tidak ada urgensi. Alasannya? Jika dilihat lebih mendalam, media sosial itu banyak sekali godaannya, mulai dari unggahan foto atau video yang tidak pantas sampai sesuatu yang bisa membuat hati manusia merasa iri dan dengki. Seperti contoh, melihat unggahan kehidupan orang lain. Manusia boleh merasa iri, tapi perasaan iri itu akan tumbuh menjadi dengki (hasad) apabila manusia tersebut tidak dapat mengontrol perasaan itu.

Solusinya? Kita harus ‘melihat ke bawah’.

“Lihatlah orang yang berada di bawah kalian (dalam urusan dunia) dan janganlah melihat orang yang berada di atas kalian. Hal itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada kalian.” (HR. Muslim no. 2963, dan Muttafaq ‘Alaih)

Kita harus melihat orang lain yang tidak memiliki apa yang kita memiliki agar kita akan selalu merasa cukup dan bersyukur. Bayangkan saja kita hidup manusia selalu dibayang-bayangi oleh hal-hal yang lebih dari dirinya? Kemungkinan besar kita takkan merasa puas dengan apa yang dimilikinya. Demikian, sunnah yang Rasulullah SAW ajarkan kepada kita masih sangat bisa kita teladani pada zaman yang penuh perkembangan ini. Alhamdulilah.


skypress

Related Posts

SKYLITE MUSICALS 2026: Balada Insan Belia Hanya di SMA Senada!

SKYLITE MUSICALS 2026: Balada Insan Belia Hanya di SMA Senada!

Panggung Baris dan Cerita: SkyNation Hadirkan The Legend of the Archipelago

Panggung Baris dan Cerita: SkyNation Hadirkan The Legend of the Archipelago

Anak SMA Bikin Orkestra? SkySpirit Vol. 4 Jawabannya!

Anak SMA Bikin Orkestra? SkySpirit Vol. 4 Jawabannya!

Konser Amal Dukung Palestina, Islamic Mores Festival 2026 Menutup Acara dengan Meriah

Konser Amal Dukung Palestina, Islamic Mores Festival 2026 Menutup Acara dengan Meriah