Penulis: Kania Raksa (X MIPA 3) dan Putri Abiya (X IPS 1)

SENANDIKA

SMA Labschool Kebayoran memiliki tujuan salah satunya yaitu sebagai penyedia fasilitas untuk mewadahi bakat siswa dan siswinya. Bakat yang dapat dikembangkan disini salah satunya adalah bidang seni musik. Ada banyak sekali cabang dari seni musik dan salah satu nya adalah band.

Tim Skypress baru saja mengadakan podcast dengan band Senandika sebagai bintang

tamunya. Senandika, adalah salh satu band dari SMA Labschool Kebayoran yang beranggotakan 7 orang siswi. mereka baru saja merilis single terbarunya berjudul “Kita Lewati Bersama”. Lagu ini

bermula ketika mereka sedang mengikuti lomba musikalisasi puisi yang berujung mereka 

menuliskan lirik dan lagu tersebut.

Dari judulnya saja kita sudah bisa menebak tentang apakah lagu ini bercerita. Mengungsung tema

tentang kehidupan selama pandemi, Senandika ingin menyampaikan pesan melalui lirik yang

terkandung dalam lagu ini, bahwa pandemi ini adalah tantangan dan kita bisa melewati ini

bersama-sama. Setelah melalui perjalanan panjang, membuat lirik, nada, hingga

recording yang dilakukan berulang-ulang demi mendapatkan hasil maksimal, single ini

akhirnya rilis pada bulan Agustus 2021.

“Suka banget sama lirik yang bagian kita lewati bersama”, ujar Larasati, salah satu personel band Senandika ketika ditanya salah satu penggalan lirik yang paling mereka sukai. Berbeda dengan larasati, Ayra mengatakan bahwa ia suka semua bagian lirik dari lagu mereka karena lagu ini menggambarkan semua situasi yang sekarang, dan lagu ini mengajarkan kita untuk menjalani situasi pandemi ini, yang jelas pasti sangat berbeda dengan kehidupan kita yang dahulu. 

Masa pandemi ini memang memberikan dampak besar ke banyak orang, namun bagi

Senandika ini bukanlah saat untuk menyerah. Dengan usaha dan bantuan dari banyak pihak,

akhirnya lagu ini selesai ditulis. Namun, tantangan mereka tidak berhenti sampai disana,

mereka masih harus membuat musik video. Dengan protokol kesehatan yang ketat, mereka berusaha melakukan semaksimal mungkin agar video tersebut dapat menjadi visual yang manis untuk mengiringi lagu mereka. Pembuatan music video memang sengaja dilakukan secara offline, karena apabila mereka merekam music video tersebut dari rumah, kualitas video dan suara masing masing personel tentunya berbeda.

Proses ini memakan waktu yang tidak sebentar, dari lomba musikalisasi puisi tahun lalu,

sampai me-remake ulang di bulan April 2021 lalu, dan akhirnya bisa rilis bulan Agustus ini.

Walaupun tentu ada perbedaan dari rekaman secara online dengan offline, namun sepertinya

itu tidak mengganggu mereka. Terbukti single ini tetap menjadi lagu yang indah dengan

makna yang bagus.

Tidak puas dengan pencapaian ini, Senandika tentu memiliki rencana kedepannya. Bahkan

mereka bermimpi untuk bisa berkolaborasi dengan Nadyne, vokalis dari band HiV!. menurut mereka,

akan lebih mudah untuk mensinkronisasi kolaborasi dengan satu orang dari pada sebuah

band, karena tentunya sulit jika antar band berkolaborasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *