In hindsight: kemampuan untuk mengartikan suatu fenomena setelah fenomena itu terjadi, mengambil pelajaran atau lebih tepatnya hikmah, juga mencari tahu bagaimana agar peristiwa itu tak lagi dapat terjadi.

Terkadang kita lupa bahwa kita tengah melihat dunia melalui kacamata kuda — tak tahu kapan harus berhenti, hanya tahu untuk terus melaju, maju sekencang mungkin. Tidak ada yang menyangka bahwasanya kita masih berada dalam kungkungan pandemi selama lebih dari setahun ini, dan kita terpaku pada mencari solusi, lupa untuk menilik kembali hal-hal yang pernah terjadi. Adakah pelajaran yang dapat kita ambil dari hal-hal tersebut?

Jawabannya: ada. Tentu ada. Peristiwa apapun itu yang kita alami dalam hidup, terjadi untuk memberi arti dan bahkan menjadi apa yang dapat kita sebut sebagai wejangan.

Tema ini bukan hanya ingin menunjukkan bahwa sebagai manusia, penting bagi kita untuk mengambil hikmah dari apapun itu yang telah kita lalui, namun juga untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, sudut pandang yang tak pernah kita pikirkan sebelumnya.

Sekiranya telah tersampaikan apa yang ingin saya sampaikan, saya harap Labzine edisi daring kali ini dapat memberikan pencerahan, juga pengetahuan-pengetahuan pula perspektif baru yang belum pernah didapat sebelumnya.

Salam,

Pemimpin Redaksi,

Kala Kirana Jannadra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *